Selasa, 28 Juli 2015

BIOSFER_PERSEBARAN FAUNA DI INDONESIA


0
Keanekaragaman dan perbedaan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh keadaan alam, gerakan hewan dan rintangan alam. Fauna atau dunia hewan di Indonesia digolongkan menjadi tiga kelompok berdasarkan pengelompokan oleh Alfred Russel Wallace dan Max Wilhelm Carl Weber. Secara ringkas tiga kelompok fauna di Indonesia adalah Sebagai berikut :

Peta pembagian garis Wallacea dengan Weber
    • Garis Wallace membatasi Fauna Asiatis dengan Fauna Peralihan
    • Garis Weber membatasi Fauna Australis dengan Fauna Peralihan.
1. Fauna tipe Asiatis, menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makasar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti gajah (Elepahas maximus sumatranus), harimau (Panthera tigris), badak (Rhinoceros sondaicus), beruang (Helarctos malayanus), orang utan (Pongo phygmaeus).
Fauna endemik di daerah ini adalah, badak bercula satu di Ujung kulon Jawa Barat, Beo Nias (Gracula religiosa robusta) di Kabupaten Nias, Bekantan/Kera Belanda (Nasalis larvatus) dan Orang Utan di Kalimantan (Pongo phygmaeus) . Dapatkah Anda menyebutkan fauna Asiatis lainnya?
harimau (Panthera tigris)
                
Badak jawa (Rhinoceros sondaicus)
 
Bekantan  (Nasalis larvatus)
2.Fauna tipe Australis, menempati bagian timur Indonesia, meliputi Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti burung kasuari (Casuarius casuarius), cendrawasih (Paradisaea rudolphi), kakatua (Cacatua moluccensis).
Burung Kasuari  (Casuarius casuarius)
Burung Cenderawasih  (Paradisaea rudolphi)
3. Fauna Peralihan dan asli, terdapat di bagian tengah Indonesia, meliputi Sulawesi dan daerah Nusa Tenggara.
hewan yang ada di daerah peralihan ini sering disebut sebagai hewan asli Indonesia dan merupakan hewan endemik yang tidak dapat ditemui di negara lain.
Di daerah ini terdapat jenis hewan seperti  komodo (Varanus komodosiensis), babi rusa (Babyrousa babirussa), anoa daratan (Bubalus depressicornis) dan burung maleo (Macrocephalon maleo).
komodo (Varanus komodosiensis)
Burung Maleo (Macrocephalon maleo)
anoa  (Bubalus depressicornis)
Babi Rusa (Babyrousa babirussa)

BIOSFER_PERSEBARAN FAUNA DI DUNIA

6. Australian

Wilayah ini mencakup kawasan Australia, Selandia Baru, Irian, Maluku, dan pulau-pulau
sekitarnya.
Peta Persebaran hewan Australian
Beberapa hewan khas wilayah ini adalah kanguru (Dendrolagus pulcherrinus), kiwi dari genus Apteryx, koala (Phascolarctos cinereus). Terdapat beberapa jenis burung yang khas wilayah ini seperti
burung cendrawasih (Paradisaea rudolphi), burung kasuari (Casuarius casuarius), burung kakaktua (Cacatua moluccensis), dan betet (Psittacula Alexandri). Kelompok reptil antara lain buaya, kura-kura ( Cuora amboinensis), ular phyton (molurus bivittatus).
Australian-Kanguru (Dendrolagus pulcherrinus)
Australian-Koala (Phascolarctos cinereus)
Australian-Burung Kasuari  (Casuarius casuarius)
Australian-Burung Cenderawasih (Paradisaea rudolphi)
Australian-Burung Kakatua (Cacatua moluccensis)

5. Neotropikal

Posted: Oktober 17, 2011 in 5. NeotropikalSEMUA MATERI
0
Wilayah persebarannya meliputi Amerika Tengah, Amerika .Selatan, dan sebagian besar
Meksiko. Iklim di wilayah ini sebagian besar beriklim tropik dan bagian Selatan beriklim
sedang.
Hewan endemiknya adalah ikan Piranha (Pygocentrus nattereri) dan Belut listrik (Electrophorus electricus) di Sungai Amazone,
Llama (Lama glama) sejenis unta di padang pasir Atacama (Peru),  dan kera hidung merah.
Wilayah Neotropikal sangat terkenal sebagai wilayah fauna Vertebrata karena jenisnya
yang sangat beranekaragam dan spesifik, seperti beberapa spesies monyet, trenggiling (Manis javanica),
beberapa jenis reptil seperti buaya meksiko (Crocodylus moreletii), ular, kadal (Draco volans), beberapa spesies burung, dan ada sejenis
kelelawar penghisap darah.
Neotropikal- Belut listrik (Electrophorus electricus)
Neotropikal-ikan piranha (Pygocentrus nattereri)
Neotropikal- kera berhidung merah
Neotropikal- trenggiling (Manis javanica)
Neotropikal- Tapir amerika tengah
Neotropikal- armadillo (Priodontes maximus)
Neotropikal-buaya (Crocodylus moreletii)
Neotropikal-alpaka (Vicugna pacos)

4. Nearktik

Posted: Oktober 17, 2011 in 4. NearktikSEMUA MATERI
0
Wilayah persebarannya meliputi kawasan Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland.
Hewan khas daerah ini adalah ayam kalkun liar (Numida meleagris), tikus berkantung di Gurun Pasifik Timur, bison Amerika (Bison bison), muskox, caribau (Rangifer tarandus), domba gunung, Salamander (Andrias davidianus), Tupai (Tupaia javanica).
Di daerah ini juga terdapat beberapa jenis hewan yang ada di wilayah Palearktik seperti: kelinci, kelelawar, anjing, kucing, dan bajing.
Nearktik-ayam kalkun (Numida meleagris)
Nearktik-Karibou (Rangifer tarandus)
Nearktik-Bison Amerika (Bison bison)
Nearktik-muskox
Nearktik- Bajing (Callosciurus notatus)
Nearktik-salamander (Andrias davidianus)

3. Oriental

Posted: Oktober 17, 2011 in 3. OrientalSEMUA MATERI
0
Fauna di wilayah ini tersebar di kawasan Asia terutama Asia Selatan dan Asia tenggara.
Fauna Indonesia yang masuk wilayah ini hanya di Indonesia bagian Barat.
Peta Oriental
Hewan yang khas wilayah ini adalah harimau (Panthera tigris), orang utan (Pongo pygmeus), gibbon (Hylobates muelleri), rusa (Cervinae sp), banteng (Bos javanicus), dan badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus). Hewan lainnya adalah badak bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis), gajah (Elephas maximus sumatranus), beruang madu (Helarctos malayanus), antilop berbagai jenis
reptil, dan ikan.
Adanya jenis hewan yang hampir sama dengan wilayah Ethiopian antara
lain kucing, anjing, monyet (Macaca fascicularis), gajah, badak, dan harimau, menunjukkan bahwa Asia Selatan
dan Asia Tenggara pernah menjadi satu daratan dengan Afrika.
Oriental – Harimau (Panthera tigris)
Oriental – Badak Bercula satu (Rhinoceros sondaicus)
Oriental – Badak Bercula dua (Dicerorhinus sumatrensis)
Oriental – Banteng (Bos javanicus)
Oriental – Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus)
Oriental-Orang Utan (Pongo pygmeus),
Oriental – Rusa (Cervinae sp)
Berikut  adalah video tentang kehidupan Gajah Sumatera

2. Paleartik

Posted: Oktober 17, 2011 in 2. PaleartikSEMUA MATERI
0
Wilayah persebarannya sangat luas meliputi hampir seluruh benua Eropa, Uni Sovyet,
daerah dekat Kutub Utara sampai Pegunungan Himalaya, Kepulauan Inggris di Eropa
Barat sampai Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik, dan benua Afrika paling Utara.
Kondisi lingkungan wilayah ini bervariasi, baik perbedaan suhu, curah hujan maupun
kondisi permukaan tanahnya, menyebabkan jenis faunanya juga bervariasi.
peta prsebaran hewan Paleartik
Beberapa jenis fauna Paleartik:
  • hewan endemik:  yaitu Panda  (Ailuropoda melanoleuca)  di Cina
  • hewan yang terbatas penyebarannya (binatang kutub) seperti rusa Kutub (Rangifer tarandus), kucing Kutub, dan beruang Kutub (Ursus maritimus).
  • hewan khas berasal dari wilayah ini antara lain kelinci, sejenis tikus (Rattus norvegicus), berbagai spesies anjing (Canis familiaris), kelelawar (Cyneptorus sp). Bajing (Callosciurus notatus), dan kijang (Muntiacus muntjak) telah menyebar ke wilayah lainnya.
fauna paleartik
hewan endemik cina – Panda ( Ailuropoda melanoleuca )
Paleartik-Beruang Kutub (Ursus maritimus)
Paleartik – Rusa Kutub (Rangifer tarandus)
Paleartik-Tikus (Rattus norvegicus)
Paleartik-Kelinci (Lepus curpaeums)
Paleartik-Anjing  (Canis familiaris)
Berikut adalah video tentang kehidupan Beruang di hutan bambu

1. Ethiopian

Posted: Oktober 17, 2011 in 1. EthiopianSEMUA MATERI
0
Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika, dari sebelah Selatan Gurun Sahara,
Madagaskar dan Selatan Saudi Arabia.
Ciri khas hewan tipe ethiopian sebagian besar adalah
mamalia dan bertubuh besar.
Hewan yang khas daerah ini adalah: gajah Afrika (Loxodonta africana),
badak Afrika putih bercula dua (Cerathoterium simum), gorila (Pongo pygmeus), baboon (papio Anubis), simpanse (Pan troglodytes), jerapah (Giraffa camelopardalis). Mamalia padang rumput seperti zebra (Equus zebra),
antilope, kijang, singa  (Panthera leo), harimau Afrika (Panthera pardus pardus), dan mamalia pemakan serangga yaitu trengiling (Manis javanica).
Mamalia endemik di wilayah ini adalah Kuda Nil (Hippopotamus amphibius) yang hanya terdapat di Sungai Nil,
Mesir. Namun di Madagaskar juga terdapat kuda Nil namun lebih kecil.
Menurut sejarah geologi,
pulau Madagaskar pernah bersatu dengan Afrika. Wilayah Ethiopian juga memiliki hewan
yang hampir sama dengan di wilayah Oriental seperti: golongan kucing (Felis silvestris catus), bajing (Callosciurus notatus), tikus,
babi hutan (Sus scrofa), kelelawar (Cynopterus sp), dan anjing (Canis familiaris).
Ethiopian- cheeta (Acinonyx jubatus)
Ethiopian- Jerapah (Giraffa camelopardalis)
Ethiopian – Singa (Panthera leo)
Ethiopian – Kuda Nil Afrika (Hippopotamus amphibius)
Ethiopian – Zebra (Equus zebra)
Ethiopian – simpanse Afrika (Pan troglodytes)
Ethiopian – Gajah Afrika (Loxodonta africana)
Ethiopian – Burung Unta (Struthio camelus)
Berikut adalah kehidupan Singa di padang rumput Africa
0
Persebaran hewan di muka bumi ini didasarkan oleh faktor fisiografik, klimatik dan biotik yang berbeda antara wilayah yang satu dengan lainnya, sehingga menyebabkan perbedaan jenis hewan di suatu wilayah.
Di samping itu faktor sejarah geologi juga mempengaruhi persebaran hewan di wilayah tertentu karena wilayah tersebut pernah menjadi satu (Pangea). Namun hewan berbeda dengan tumbuhan yang bersifat pasif. Pada hewan, bila habitatnya dirasakan sudah tidak cocok, seringkali secara masal mengadakan migrasi ke tempat lainnya. Oleh karena itu pola persebaran fauna tidak setegas persebaran flora. Adakalanya hewan khas di suatu wilayah juga terdapat di wilayah lainnya.
Pada tahun 1876 Alfred Russel Wallace membagi wilayah persebaran fauna atas 6 wilayah yaitu: Ethiopian, Palearktik, Oriental, Australian, Neotropical dan Neartik. Untuk lebih jelas dan pemahaman Anda semakin mantap mengenai letak wilayah persebarannya, cobalah sambil mempelajari materi ini juga menggunakan peta dunia.
Keenam wilayah persebaran fauna tersebut adalah sebagai berikut: